Belajarlah Pada Tetes Air Itu

Salam sahabat mpers,

Pernahkah anda berjalan di tengah hutan belantara atau ditempat dimana ada bebatuan terhampar, kemudian anda menemukan satu bongkahan batu tertentu cekung dan bahkan berlubang? Dan setelah anda perhatikan bahwa ternyata cekung dan atau lubang yang anda lihat pada batu tersebut sesungguhnya ‘hanya’ disebabkan oleh tetesan air. Ajaib memang, ternyata air yang pada dasarnya lembut itu bisa membuat batu yang keras itu cekung dan berlubang. Air seperti apa yang telah berhasil menembus kerasnya batu itu? Yaitu air yang tanpa kenal lelah dan tanpa enti terus menetes dan menetes setiap saat ke permukaan batu.

Sahabat,

Demikianlah alam memberikan pelajaran sangat berharga kepada kita tentang satu rahasia bagaimana kita menggapai cita-cita dan harapan kita. Persistensi, sikap pantang menyerah menjadi satu karakter yang harus ada dalam diri seseorang yang ingin menggapai impiannya. Apapun impian itu, baik yang bersifat materi dan non materi, duniawi maupun ukhrawi.

Jika anda sekarang adalah seorang yang bercita-cita memperoleh pekerjaan, sikap pantang menyerah ini harus menjadi nyanyian jiwa anda. Jika lamaran anda ditolak satu kali. Coba lagi berkali-kali, kapan perlu sampai “ribuan” kali. Jika anda seorang bisnisman, sikap ini juga mesti melekat dalam setiap usaha anda dalam mengelola bisnis. Kerugian yang anda alami satu dua kali tentu tidak boleh menjadi alasan bagi anda untuk memutuskan mundur dari dunia yang sedang anda geluti. Dan jika anda saat ini adalah seorang yang bercita-cita melanjutkan pendidikan (ke luar negeri, misalnya, melalui beasiswa), sikap persisten ini juga mesti menjadi karakter anda. Jika tahun ini lamaran anda belum diterima, maka ulang lagi pada waktu yang lain (tentu dengan strategi baru dan berbeda dari sebelumnya). Termasuk, jika anda mengimpikan menjadi seorang hafizul quran, mustahil impian itu bisa menjadi kenyataan jika anda kemudian sudah menyerah tak kala menghadapi satu dua kesulitan dalam proses penghapalan itu.

Pendeknya, apapun harapan dan cita-cita anda, mesti anda ingat bahwa keberhasilan seringkali tidak terjadi semudah membalik telapak tangan. Di sana dibutuhkan keuletan dan konsistensi. Diperlukan kesabaran untuk terus menerus mencoba. Untuk ‘berdamai’ dengan segala penat dan rasa sakit dalam proses meraihnya. Dan bukan tidak mungkin termasuk keberanian menghadapi segala resiko di sepanjang perjalanan menunggu tangga keberhasilan itu. Bukankah kota Roma tidak selesai dibangun dalam satu malam. Selalu ada harga yang harus kita bayar untuk sebuah pencapaian.

Sahabat.. Tahukah anda bahwa pada tahun pertama, bisnis Coca-cola yang sekarang menjadi bisnis raksasa di dunia hanya bisa menjual 400 botol saja? Tahukah juga anda bahwa Michael Jordan pernah ditolak tim basket sekolahnya sebelum dia menjadi seorang bintang; bahwa Winston Churchill juga pernah ditolak Oxford dan Cambridge University sebelum dia menjadi seorang perdana mentri Inggris yang legendaris; bahwa disertasi Albert Einstein pernah ditolak Universitas Bern dan bahkan dikatakan penghayal? Dan pernahkah anda mendengar bahwa Thomas Edison menemukan bola lampu itu setelah gagal sebanyak 2000 kali dan dikatakan terlalu bodoh oleh gurunya?

Pendeknya kisah sukses itu kadang butuh jalan berliku, panjang, dan melelahkan. Karenanya jika anda gagal satu kali. Itu sangat biasa, dan karenanya jangan menyerah. Dalam hal ini tidak seberapa penting berapa kali anda terjatuh, tetapi yang paling penting adalah seberapa kali anda mampu bangkit kembali setelah kejatuhan itu.

Jadi jika anda saat ini sangat ingin impian anda menjadi kenyataan, mari kembali belajar kepada tetes-tetes air tadi. Yang telah membuktikan bahwa sesuatu yang (awalnya) tidak mungkin menjadi mungkin; bahwa kerasnya batu bisa luluh dan hancur oleh kelembutan air. Itu semua terjadi ketika tetesan itu secara konsiten tanpa henti menetes dan menetes…

Salam …

8 Ramadhan 1431 H

*ditulis, salah satunya, untuk menyemangati diri sendiri ..^__^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s