[I Love Multiply] Jejak Cinta Bersama Multiply*

Saya mengenal dunia blog sekitar pertengahan tahun 2006, ketika saya sedang menempuh studi masters saya di Monash University Australia. Bermodal keisengan utak atik sendiri, akhirnya saya bisa memiliki rumah maya pertama di blogspot.com. Rumah ini sampe sekarang masih saya rawat cukup baik. Saya menjadikannya tempat menyimpan beragam pemikiran saya yang rada serius, sebagian isinya adalah kumpulan tulisan saya yang pernah dipublikasi di media lokal dan nasional.

Pada tahun yang sama, saya juga berkenalan dengan multiply. Perkenalan saya dengan multiply bermula dari undangan seseorang yang tak saya kenal, karena idnya anonim, yang mengajak saya untuk ikut berdiskusi tentang beberapa isu yang rada berbau SARA di dunia maya. Mungkin yang bersangkutan mengganggap saya adalah salah seorang yang layak diajak terlibat dalam perdebatan di sana, mengingat waktu itu saya dalam posisi presiden sebuah organisasi muslim di Monash University. Dan kebetulan topik tersebut ditulis dalam sebuah akun multiply oleh yang punya isu, maka akhirnya sayapun membuat akun multiply.

Setelah mengenal dunia MP, saya merasakan seperti ‘tersesat ke jalan yang benar’.🙂 Perlahan tetapi pasti saya mulai menyenangi MP. Awalnya saya lebih banyak hanya menulis pengalaman harian saya selama hidup di Australia, tetapi kemudian saya berusaha memanfaatkan multiply untuk mengasah kemampuan menulis saya tentang sesuatu yang lebih substansial.

Hal lain yang juga sangat saya senangi dulu di MP adalah fasilitas sharing lagu dan file dalam bentuk mp3 lainnya. Dengan fasilitas ini saya bisa mengobati kerinduan saya tentang lagu apa saja yang sedang hit di tanah air. Saya juga bisa memperoleh berbagai file ceramah, nasyid, dan juga takbiran melalui fasilitas ini. Sayang sekali, sekarang mp menghapus fasilitas ini. Saya gak tahu persis kenapa. Saya menduga salah satu faktor berkurangnya para mpers aktif beberapa waktu belakangan disebabkan oleh hilangnya fitur sharing lagu ini secara gratis di mp.

Walau saya tetap mengupdate blog saya di blogspot, tetapi saya merasakan bahwa rumah utama saya adalah mp. Selain sangat menikmati berbagai fitur mp, yang juga sangat saya nikmati waktu itu adalah, karena melaui mp inilah saya bisa berteman dan berkenalan dengan banyak orang hebat di dunia maya. Sebagian mereka bahkan kemudian menjadi sahabat saya di dunia nyata. Dalam batas tertentu, teman-teman inilah dulu yang menjadi penyemangat saya untuk menyelesaikan studi saya dengan baik. *terimakasih temans*

Saya sempat vakum di mp untuk beberapa bulan. Selain karena kesibukan dan terbatasnya akses intenet selama di tanah air, juga karena saya ikut terkena dampak booming media sosial yang baru, seperti facebook. Tetapi kemudian, sepertinya apa yang dulu saya dapatkan melalui MP, tak sepenuhnya bisa saya peroleh melalui facebook. FB memang membantu saya terkoneksi lagi dengan teman-teman lama saya, namun tak seperti MP yang bisa memotivasi saya untuk memastikan agar jemari saya tetap ‘menari di atas keyboard’, FB lebih banyak menyita waktu saya untuk sekedar memplototi arus warna-warni updating status teman-teman saya.

Maka kemudian saya putuskan untuk kembali ke MP. Bagi saya kembali ke MP seperti kembali ke rumah saya. Rumah dimana saya tidak hanya merasa nyaman di dalamnya, tetapi juga tempat dimana saya bisa lebih banyak belajar dari orang-orang hebat seperti anda, kawan. ^_^

Salam,

Anto

* gambar dicomot dari sini

* Postingan ini diikutkan dalam sebuah lomba tentang empe, di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s