Haruskah Perceraian Menjadi Pilihan?

Assalamu’alaikum,

Saya seakan tidak peraya, terkejut, dan terdiam ketika mendengar pasangan sahabat saya harus mengakhiri pelayaran rumah tangga mereka dengan perceraian. Pasangan dengan empat anak yang telah bersama lebih dari sepuluh tahun ini harus memilih berpisah sebagai jalan keluar masalah yang mungkin mereka hadapi. Keduanya saya kenal baik. Walau kami sudah jarang bertemu dalam lima tahun terakhir.

Walau berita tentang perceraian tidaklah berita asing yang sering kita dengar belakangan ini, namun saya tidak pernah menyangka bahwa fakta perceraian itu akan melanda pasangan sahabat saya ini. Karenanya, saya ikut sedih dan prihatin ketika menerima kabar ini. Semoga Tuhan memberi jalan keluar terbaik bagi kedua mereka dan anak-anak mereka pasca perceraian ini.

Sahabat,

Hampir dipastikan bahwa hidup bersama dalam ikatan suami istri akan mengalami gejolak, pasang surut, dan masalah. Ada masanya kehidupan rumah tangga itu membuat kita merasa begitu bahagia, namun pasti juga akan ada masanya biduk itu akan mengalami gangguan, terpaan angin, atau badai yang membuat perjalanannya menjadi oleng. Sekali lagi, pasti semua orang mengalami warna warni seperti ini.

Namun, haruskah perceraian menjadi pilihan?

Sejak lama rasul yang mulia telah mengatakan bahwa meskipun halal, talak (perceraian) adalah sesuatu yang dibenci Allah SWT. Bagaimanapun, perceraian akan banyak berdampak negatif, terutama bagi pasangan yang telah memiliki anak. Dengan demikian, menurut saya, seberat apapun masalah kita dengan keluarga kita, perceraian tentu bukanlah solusi terbaik. Sebisanya, kita harus memperjuangkan bagaimana beragam masalah itu tidak menghancurkan bangunan keluarga kita.

Kalaupun akhirnya harus memilih bercerai, barangkali dia hanyalah berfungsi layaknya sebagai ’emergency exit’ (pintu darurat) dalam sebuah pesawat. Pada suasana yang sangat genting, sementara tidak ada lagi alternatif jalan untuk menyelamatkan diri, maka barulah pintu itu dibuka dengan niat tetap untuk ‘menyelamatkan diri’.

Sahabat semua,

Semoga Tuhan menjaga diri kita dan pasangan kita dalam cinta kepada-Nya. Semoga Allah jadikan keluarga kita, keluarga yang sakinah wawaddah wa rahmah, sampai maut memisahkan kita. Amiiin.

p.s. foto dicomot dari sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s