Westall, sebagai masjid ‘kids friendly’

#manajemenmasjid

Saya akan berbagi cerita tentang beberapa catatan menarik terkait bagaimana pengurus Masjid Westall Victoria dalam memanage anak-anak selama pelaksanaan Ramadhan, mulai dari saat pelaksanaan sholat taraweh sampai malam takbiran Idul Fithri.

Sebagaimana fenemona di banyak tempat, selama Ramadhan hampir setiap masjid biasanya penuh oleh anak-anak usia sekolah. Tidak terkecuali jamaah masjid Westall. Tahun ini sepertinya jamaah semakin ramai. Tidak hanya oleh jamaah Indonesia, namun juga jamaah dari Saudi dan negara muslim lainnya yang juga berjamaah di Westall dan sebagian membawa anak kecil mereka.

Satu sisi ramainya anak-anak selama bulan Ramadhan di masjid tentu adalah suatu hal yang pantas disyukuri. Pengalaman mereka di waktu kecil ini biasanya akan membekas lama dalam memori mereka ketika nanti mereka sudah tumbuh dewasa. Harapannya tentu pengalaman yang mereka peroleh di masjid itu adalah pengalaman yang positif dan menyenangkan. Bukan tak mungkin, suatu saat jika mereka tumbuh dewasa dan kemudian karena alasan tertentu mereka jauh dari masjid (semoga tidak kejadian ya), memori indah ketika kecil itulah yang berpotensi bisa membuat mereka kembali merindukan indahnya menjadi seorang muslim, dan setelah itu mereka bisa kembali ke jalan yang benar.

Tantangannya adalah bagaimana bisa mengelola anak-anak dalam jumlah yang besar selama Ramadhan ini. Di tanah air, biasanya pihak sekolah mensiasatinya dengan memberikan tugas mencatat isi ceramah selama Ramadhan. Tugas mencatat ini lumayan bisa membuat anak-anak itu bisa bertahan selama taraweh, namun penugasan dengan mencatat itu sepertinya tidak cukup efektif membuat anak-anak itu bisa diam selama sholat berlangsung. Di sisi lain, tugas mencatat layaknya anak kuliahan itu juga bisa dianggap sebagai tugas yang terlalu serius dan cendrung memberatkan anak-anak.

Di Australia, tentu tak ada tugas catat mencatat seperti itu. Karena ramainya anak-anak di masjid, tidak jarang yang terjadi adalah banyak jamaah dewasa atau sebagian pengurus masjid merasa terganggu dengan suara anak-anak itu. Dan dengan alasan kenyamanan ibadah orangtua mereka, kadang sebagian pengurus masjid mengambil keputusan ekstrim yang tidak terlalu bersahabat dengan anak-anak. Memarahi mereka, mengusir mereka keluar masjid, atau bahkan melarang mereka untuk datang ke masjid adalah contoh kebijakan yang tidak bijak yang sebagian diambil oleh DKM masjid. Tentu saya tidak bucara tentang masjid Westall secara spesifik. Hal ini bisa jadi adalah fenomena yang kadang kita temui di beberapa masjid kita.

Hemat saya, cara-cara terakhir bukanlah cara terbaik. Karena pengalaman dimarahi atau bahkan diusir oleh orang dewasa ketika si anak di masjid dikhawatirkan akan membawa trauma tersendiri kepada diri anak. Bukan tak mungkin, pengalaman buruk itu akan membuat mereka antipati dan kemudian menjauh dari masjid. Ini tentu adalah efek samping yang tidak kita inginkan.

Nah, dengan pemikiran seperti di atas, pengurus masjid Westall membuat terobosan unik dengan cara mengumumkan kepada anak dan orangtua untuk mengontrol anaknya ketika sholat dan ibadah lainnya berlangsung. Salah satunya dengan memastikan bahwa si anak ada di samping orangtuanya masing-masing selama ibadah berlangsung.

Yang lebih menarik adalah pengurus masjid Westall menjanjikan hadiah berupa goodie bag yang berisikan makanan kecil, seperti cokelat, cracker, dan sejenisnya untuk diberikan kepada setiap anak yang berperilaku baik (tidak meribut) selama ibadah berlangsung. Ritual pembagian goodie bag ini adalah momen istimewa yang ditunggu anak-anak itu setelah taraweh selesai.

image

Ajaib, perilaku anak-anak itu berubah drastis. Tingkat keributannya berkurang jauh. Hadiah berupa pemberian goodie bag itu sepertinya sangat efektif dalam menertibkan anak-anak ini. Tidak hanya itu, mayoritas anak-anak ini semakin bersemangat untuk datang ke Westall setelah adanya hadiah ini. Anak saya misalnya akan protes keras jika karena alasan tertentu, saya memutuskan untuk tidak sholat taraweh di Westall.🙂

Sekali lagi, ide tentang goodie bag itu adalah ide cerdas; sederhana tapi efektif. Saya yakin banyak anak yang menikmati sensasi memperoleh hadiah goodie bag setelah taraweh itu. Hal itu bisa tergambar pada wajah-wajah lucu mereka yang sumringah senang saat antrian dan setelah memperoleh bungkusan ajaib itu.

image

Lebih menarik lagi, goodie bag ini tidaklah dibeli dari kas masjid, namun adalah hasil sumbangan dari banyak ibu-ibu jamaah sendiri. Dengan demikian, ini adalah cara ‘dari kita, untuk kita’ yang dipraktekkan dengan baik antar jamaah Masjid Westall dalam mengelola anak-anak mereka.

Malam Takbiran

Kreatifitas warga Westall dalam menjadikan anak-anak sebagai salah satu subjek utama yang mesti diperhatikan serius ketika Ramadhan dan saat merayakan Idul Fithri berlanjut ketika malam takbiran. Setelah hampir empat tahun di Melbourne, hemat saya malam takbiran tahun ini adalah malam yang yang paling meriah dan terasa istimewa.

Kemeriahan takbiran tidak hanya karena alunan takbir menggema, juga karena panitia menyelengarakan acara yang melibatkan anak-anak tadi sejak awal acara. Semua anak-anak yang berpuasa diberi appresiasi berupa penggalungan medali sebagai tanda bahwa mereka telah berprestasi, mereka juga dilibatkan tampil membaca takbir bersama, dan setelah itu mereka juga bisa menikmati beberapa makananan kesukaan mereka.

image image image

Saya perhatikan semua anak dan orangtua berwajah cerah dan gembira. Sepertinya anak-anak itu sungguh menikmati malam takbiran itu. Bahwa hari ini adalah hari kemenangan mereka juga.

Saya yakin, bahwa pengalaman positif dan kegembiraan yang mereka alami semalam dalam acara takbiran itu akan melekat kuat dan lama dalam memori kita. Keceriaan takbiran semalam akan menjadi salah satu kenanagan indah mereka dalam menjalani ramadhan di negeri orang.

Salut saya untuk seluruh pengurus masjid Westall. Kepada Bu @Nungki, pak @Adi, pak @Aru, pak @Ijang, dan semua takmir Masjid Westall.

Terimakasih telah memberikan pengalaman indah kepada kami dan keluarga.

Jazakumullah khair.

Selamat Idul Fithri dari kami sekeluarga.

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s